Soto Ayam Madura vs Soto Banjar

 

                                                                                                                                            Sumber :beritadiy.pikiran-rakyat.com

Bicara mengenai kuliner nusantara tentu tidak ada habisnya. Negara kita yang kaya akan budaya secara langsung pasti menghasilkan kuliner yang beragam pula. Siang hari kemarin, peserta KBMN Gelombang 30 mendapatkan tantangan dari Om Jay untuk menulis mengenai soto ayam madura.

Soto merupakan kuliner legendaris asal Indonesia, hampir semua masyarakat mengenal kuliner ini. Menurut Wikipedia,  soto merupakan makanan khas Indonesia yang berkuah dan terbuat dari kaldu daging dan sayuran. Hampir setiap wilayah memiliki soto khas masing-masing. Cara penyajiannya pun berbeda-beda. Harga yang terjangkau, bahan yang mudah didapatkan, serta rasanya yang lezat membuat kuliner ini semakin diminati.

Soto ayam madura sendiri merupakan kuliner yang berasal dari Madura. Menurut Wikipedia, soto ini berbahan dasar daging ayam, telur rebus, kentang goreng, dan toge. Dengan bumbu ketumbar, bawang, jahe, kunir, laos, kemiri, jeruk purut, dan garam.  Makanan ini lebih sedap disajikan dalam keadaan panas dan dimakan dengan nasi putih. Dikutip dari endeus.tv, soto madura memiliki ciri khas berkuah warna kuning tanpa santan.

Dari kampung halaman penulis, juga ada soto yang sangat terkenal yaitu soto banjar. Mungkin ada beberapa peserta KBMN yang belum pernah menyicipi soto ini. Ada beberapa keunikan dari rempah yang digunakan sebagai bahan dasar soto ini. Soto banjar menggunakan biji pala, cengkih, kayu manis, dan kapulaga yang dimasukkan ke dalam kuah soto tersebut. Soto ini dihidangkan dalam keadaan panas menggunakan nasi atau lontong maupun ketupat yang telah dipotong kecil-kecil. Selain itu perkedel kentang sering dihadirkan sebagai pelengkap. Bahan utama soto ini lebih sering menggunakan ayam kampung dan irisan telur rebus. Menurut Kompas.com ciri khas dari soto banjar adalah kuahnya yang berwarna bening dan disajikan dengan mie berwarna biru (soun). 

                                                                                                                                                    Sumber:http://indonesiakaya.com

Kuliner ini juga menjadi daya tarik budaya untuk wisatawan karena banyak rumah makan terapung yang menyajikan kuliner ini sehingga menjadi sangat menarik ketika mencoba makan soto sambil menikmati pinggiran sungai khas banjar.

Menurut seorang jurnalis Wiwin Zein, soto merupakan simbol dari kemajemukan budaya bangsa kita. Soto sendiri juga merupakan warisan budaya yang tak ternilai harganya. Masyarakat pun sangat bangga dengan kuliner tersebut. Terbukti dari disematkannya nama daerah asal dibelakang nama Soto. Bahkan setiap berkunjung kesuatu daerah di Nusantara, soto merupakan kuliner wajib yang akan kita coba. Uniknya sendiri nenek moyang kita begitu kreatif, sehingga setiap soto memiliki ciri khas dan cara penyajiannya masing-masing.

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Deru Hati Para Mujahid

Kehilangan Kendali Atas Diri Sendiri

Bertahanlah Sedikit Lagi